Silabus training:

SHIPPING MANAGEMENT

 

LATAR BELAKANG

Indonesia yang merupakan negara kepulauan, seharusnya mempumnyai keunggulan dalam pelayaran pada level dunia, terlebih pada tataran regional misalnya South East Asia Shipping. Namun kenyataannya sampai sekarang barang-barang ekspor-impor 90 % diangkut dengan kapal asing. Mengapa ? Manajemen pelayaran Indonesia harus kembali pada jati diri sebagai negara kepulauan dengan keunggulan pelayaran yang sebenarnya. Ruang lingkup shipping management meliputi perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan berdasarkan regulasi internasional maupun domestik. Ada yang salah tentang manajemen pelayaran di Indonesia sampai pelayaran kita terpuruk dan tak pernah mempunyai competitiveness.

Pelatihan ini di-set untuk menata ulang manajemen pelayaran di Indonesia, baik untuk regulatornya, operatornya ataupun pelaku bisnisnya, sehingga masing-masing akan mempunyai performance yang tinggi dan mampu bersaing dengan pelayaran asing.

 

TUJUAN

Tujuan pelatihan ini adalah memahamkan dan “menyadarkan” ketiga pelaku shipping management agar masing-masing dapat meningkatkan kinerjanya sesuai domainnya.

 

SIAPA SEBAIKNYA MENGIKUTI PELATIHAN INI?:

1.    Regulator di tingkat Dirjen Perhubungan Laut

2.    Operatior Terminal, baik Pelindo mapun operator lainnya

3.    Pelaku ekonomi dalam pelayaran : shipping line baik pada tingkat  induk perusahaan, tingkat agen, maupun tingat cabang shipping line.

 

CAKUPAN MATERI PELATIHAN:

1.    Konstelasi 3 pelaku utama dalam shuipping management: fungsi regulator, fungsi operator, dan fungsi pelaku ekonomi

2.    Pendekatan dari sisi shipping line: added value product, kualitas pelayaran, ketepatan waktu, dan costless.

3.    Mengetahui pergerakan barang dalam scope shipping logistic: sejak dari produsen barang-penghantaran-konsumen akhir dengan spirit door to door

4.    Kegiatan pokok pelayaran-kegiatan penunjang-keuntungan shipping line

5.    Menyeimbangkan sea transport demand dan sea transport supply sekarang, join slot, gilir pelayaran

6.    Strategi ketersediaan cargo di semua pelabuhan (port call) untuk mengindari load factor rendah

7.    Produktivitas pelayaran: kegiatan di laut, kegiatan di pelabuhan dan voyage speed .

8.    Pendekatan dari sisi operator pelabuhan: berani bersaing dengan standar pelayanan dan satandar biaya, baik dengan pelabuhan domestik lainnya maupun dengan pelabuihan asing

9.    Terminal khusus: fenomena “melepas kepala memegang ekor” yang harus dikikis

10. Kembali ke khitah sebagai operator pelabuhan yang tidak tamak

11. Clearance kapal dan variabel biayanya.

 

BENTUK PELATIHAN

1.  Klasikal

2.  Diskusi dan tanya jawab

3.  Studi kasus

 

INSTRUCTOR :    Cahya Purnomo, M. Sc, Cand. Dr. and team

 

TEMPAT TRAINING :  Yogyakarta (Ibis Styles Hotel/ Ibis Malioboro Hotel/ Jambuluwuk Hotel/ Cavinton Hotel/ Grand Zuri Hotel, dll)

 

DURASI TRAINING :    3 hari

 

WAKTU TRAINING :

1.  29 Jan 2018-31 Jan 2018

2.  19 Feb 2018-21 Feb 2018

3.  19 Mar 2018-21 Mar 2018

4.  16 Apr 2018-18 Apr 2018

5.  28 May 2018-30 May 2018

6.  06 Jun 2018-08 Jun 2018

7.  16 Jul 2018-18 Jul 2018

8.  27 Aug 2018-29 Aug 2018

9.  17 Sep 2018-19 Sep 2018

10.  29 Oct 2018-31 Oct 2018

11.  19 Nov 2018-21 Nov 2018

12.  17 Dec 2018-19 Dec 2018

 

 

HARGA INVESTASI/PESERTA :

1.    Rp. 5.950.000/peserta (bayarpenuh)  atau

2.    Rp. 5.750.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training)  atau

3.    Rp. 5.500.000/peserta (peserta bergroup yang terdiridari 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

 

FACILITIES FOR PARTICIPANTS :

1.    Training Module

2.    Flash Disk contains training material

3.    Certificate

4.    Stationeries: NoteBook and Ballpoint

5.    T-Shirt

6.    Backpack

7.    Training Photo

8.    Training room with full AC facilities and multimedia

9.    Lunch and twice coffeebreak everyday of training

10. Qualified instructor

11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training (if minimal number of participants from one company is 4 persons)